PT. GIN
     
   
 
KODE ETIK PT. GIN MAKMUR PERKASA
Kode Etik dan Peraturan Distributor PT. GIN MAKMUR PERKASA ini dimaksudkan untuk memberikan arahan kepada distributor dalam menjalankan bisnis di PT. GIN MAKMUR PERKASA. Peraturan dan kode etik perusahaan ini dibuat sebagai peraturan dan pedoman bagi semua pihak yang terlibat dalam bisnis PT. GIN MAKMUR PERKASA dengan tujuan dan maksud:

  • Menjelaskan dan mengatur hubungan antara perusahaan dengan distributor
  • Menjelaskan mengenai peraturan dan etika yang harus ditaati dalam menjalankan bisnis PT. GIN MAKMUR PERKASA
  • Menjaga dan melindungi kepentingan perusahaan dan distributor
  • Mengatur dan melindungi kepentingan hukum perusahaan dan distributor, dari tindakan distributor yang dapat menyebabkan dan atau berpotensi menyebabkan timbulnya kerugian terhadap perusahaan dan atau dstributor lain
  • Menyatakan dan mengatur hak, kewajiban, tugas dan tanggung jawab distributor dalam menjalankan bisnis PT. GIN MAKMUR PERKASA
Disini diatur berbagai hal yang berkaitan dengan bisnis PT. GIN MAKMUR PERKASA, baik hubungan antar sesama distributor maupun antara perusahaan dan distributor. Seluruh distributor harus dan wajib mentaati Kode Etik dan Peraturan Distributor. Perusahaan mempunyai hak mutlak untuk mengubah, memperbaharui, dan atau menambah serta menghapus semua dan atau sebagian dari Kode Etik dan Peraturan Kedistributoran ini apabila dianggap perlu.



BAB I
KETENTUAN UMUM

PASAL 1
  1. PT. GIN MAKMUR PERKASA adalah perusahaan yang berbadan hukum dan berkedudukan di Jakarta, pemasok produk ke konsumen melalui para distributor
  2. Produk adalah semua jenis barang – barang yang dipasarkan oleh perusahaan secara eksklusif dengan sistem penjualan berjenjang kepada para konsumen dan / atau distributor
  3. Distributor adalah perorangan atau badan hukum yang telah mendaftarkan keanggotaan nya dengan cara menyerahkan formulir pendaftaran ( Application Form ) yang sah dan telah disetujui oleh perusahaan sebagai anggota PT. GIN MAKMUR PERKASA dan terdaftar secara resmi serta bersedia mengikuti tata tertib keanggotaan PT. GIN MAKMUR PERKASA. Distributor adalah mitra usaha, dan bukan karyawan PT. GIN MAKMUR PERKASA.
  4. Downline adalah distributor yang berada pada satu garis lurus kebawah
  5. Upline adalah distributor yang berada pada satu garis lurus keatas
  6. Konsumen adalah pembeli dari produk – produk PT. GIN MAKMUR PERKASA dengan tujuan untuk digunakan sendiri
  7. Crossline adalah distributor dan / atau anggota yang berbeda garis sponsor
  8. Jaringan adalah beberapa distributor yang berada dalam kelompok anggota yang bersangkutan
  9. Kartu anggota adalah tanda pengenal yang diberikan oleh perusahaan kepada distributor sebagai bukti keanggotaan dan dipakai sebagai alat untuk berhubungan dengan perusahaan, Distributor serta Konsumen dalam menjalankan aktivitas bisnis PT. GIN MAKMUR PERKASA
  10. Posisi /Peringkat adalah suatu jenjang karir distributor yang dapat dicapai dengan memenuhi syarat – syarat tertentu, mulai dari Distributor, Qualified, Bronze, Silver, Gold, Ruby, Double Ruby, Diamond, Double Diamond, Crown, dan Super Crown
  11. Produk adalah barang –barang yang dipasarkan oleh perusahaan kepada para konsumen dan / atau distributor
  12. Bonus Harian adalah peluang bonus yang diberikan oleh perusahaan secara harian kepada distributor yang berhak menerimanya karena telah memenuhi syarat – syarat dan ketentuan yang telah ditetapkan oleh perusahaan
  13. Bonus Bulanan adalah peluang bonus yang diberikan oleh perusahaan secara bulanan kepada distributor yang berhak menerimanya karena telah memenuhi syarat – syarat dan ketentuan yang telah ditetapkan oleh perusahaan
  14. Bonus Value (BV) adalah nilai dari setiap produk yang digunakan untuk perhitungan bonus
  15. Kode Etik Perusahaan Kode Etik berarti peraturan ini adalah suatu tatanan aturan yang mengikat dan menjadi pedoman bagi distributor dalam menjalankan usaha PT. GIN MAKMUR PERKASA sejak terdaftar secara resmi
  16. Sponsor adalah distributor yang telah melakukan perekrutan kepada calon distributor dan kemudian secara resmi menjadi distributor PT. GIN MAKMUR PERKASA
  17. Starter Kit adalah panduan usaha yang diberikan perusahaan kepada anggota baru, yang berisi: Profil PT. GIN MAKMUR PERKASA, Kode Etik dan Peraturan Distributor, Marketing Plan, Brosur Produk, Daftar Harga Produk, Formulir Pendaftaran Distributor, dan lain-lain
  18. Distributor aktif adalah distributor yang melakukan maintain maupun perekrutan dalam bulan periode yang berjalan



BAB II
MENJADI DISTRIBUTOR, KEANGGOTAAN, SPONSORISASI,
PENGUNDURAN DIRI

PASAL 2 - MENJADI DISTRIBUTOR
  1. Warga Negara Indonesia minimal berusia 17 (tujuh belas) tahun
  2. Distributor merupakan mitra mandiri perusahaan dan bukan karyawan PT. GIN MAKMUR PERKASA
  3. Disponsori oleh seorang distributor yang sah. Pemohon bebas untuk memilih sponsor yang dipercaya mampu memberikan bimbingan dan pelatihan kepadanya.
  4. Mengisi Formulir Pendaftaran Distributor sebagai tanda bukti pengajuan diri sebagai distributor, dan semua data yang diterima oleh perusahaan akan menjadi milik perusahaan sepenuhnya dan hanya digunakan untuk kepentingan perusahaan.
  5. Untuk pendaftaran kedistributoran akan mendapatkan 1 (satu) set Starter kit.
  6. Pemohon tidak dibenarkan menggunakan nama pihak ketiga ataupun nama fiktif untuk pendaftaran kedistributorannya.
  7. Pemohon harus melampirkan fotokopi KTP atau SIM atau identitas pribadi yang masih berlaku.
  8. Perusahaan mempunyai hak untuk menolak permohonan untuk menjadi distributor.
  9. Seluruh perubahan data kedistributoran harus disampaikan melalui Formulir Perubahan Data yang telah disiapkan perusahaan.
  10. Seorang distributor dilarang memberikan keterangan atau informasi yang tidak benar atau tidak akurat kepada perusahaan.
  11. Seorang distributor berkewajiban segera memeberitahukan pihak perusahaan apabila terdapat perubahan atau kesalahan dalam mengisi/ memasukkan data keanggotaannya sebagai distributor
  12. Perusahaan mempunyai hak untuk segera menghentikan status keanggotaannya sebagai distributor dalam hal distributor telah sengaja memberikan informasi yang salah atau tidak akurat.
  13. Segala kerugian yang timbul terhadap Distributor itu sendiri maupun terhadap Perusahaan ataupun pihak – pihak lainnya yang disebabkan karena kesalahan, kelalaian dan /atau kesengajaan dalam mengisi dan memberikan data keanggotaan menjadi tanggung jawab Distributor secara pribadi.

PASAL 3 - MENJADI KEANGGOTAAN
  1. Biaya pendaftaran keanggotaan sebagai Distributor ditetapkan sebesar Rp. 100.000,- ( Seratus Ribu Rupiah ), besaran biaya dapat berubah setiap waktu. Perubahan atas biaya pendaftaran tersebut akan diumumkan dan berlaku efektif setelah pengumuman atau pemberitahuan resmi dari PT. GIN MAKMUR PERKASA dikeluarkan.
  2. Keanggotaan Distributor berlaku sejak terdaftar secara resmi disertai dengan kepemilikan Starter Kit perusahaan.
  3. Masa keanggotaan bagi distribuor PT. GIN MAKMUR PERKASA berlaku seumur hidup dan tidak perlu diperbaharui setiap tahun nya, tetapi Distributor diwajibkan melakukan paling sedikit 1 ( satu ) kali transaksi /pembelanjaan kepada perusahaan sebesar minimum 1080 BV dalam 1 (satu ) tahun.Transaksi /pembelanjaan tersebut ditujukan pada pembelian produk - produk PT. GIN MAKMUR PERKASA atas nama distributor yang bersangkutan
  4. Apabila distributor gagal memenuhi syarat sesuai point 2 diatas , yaitu dalam 1 ( satu ) tahun ( terhitung sejak tanggal pembe- lanjaan terakhir ) dimana distributor tidak melakukan transaksi/pembelanjaan maka secara otomatis status keanggotaan sebagai distributor tersebut menjadi kadaluarsa, tanpa kewajiban daripada perusahaan untuk melakukan pemberitahuan sebelumnya.
  5. Distributor yang keanggotaannya telah kadaluarsa, dapat mendaftar kembali dengan status sebagai distributor baru, dibawah sponsor yang sama atau dibawah sponsor lain, dengan status keanggotaan sebagai distributor baru, distributor tersebut tidak berhak terhadap peringkat / posisi dalam jaringan sebelumnya yang telah ada.
  6. Seorang distributor dapat merekrut pasangannya (suami/istri) dengan ketentuan, pasangannya harus berada langsung di bawah distributor tersebut.
  7. Setiap distributor yang sebelumnya berstatus belum menikah, dan kemudian menikah, maka distributor tersebut harus memberita hukan kepada perusahaan tentang perubahan status perkawinannya tersebut.
  8. Jika sepasang suami istri (distributor) bercerai, maka yang berhak terhadap kedistributoran PT. GIN MAKMUR PERKASA adalah yang namanya tercantum dalam Formulir Pendaftaran Distributor, kecuali jika pihak pengadilan menentukan lain, atau terdapat kesepakatan kedua belah pihak.

PASAL 4 - SPONSORISASI
  1. Setiap distributor tidak diperbolehkan mempengaruhi dengan cara apapun distributor yang bukan disponsori secara pribadi untuk pindah jarin gan atau pada perusahaan lain.
  2. Jika seorang distributor disponsori oleh dua orang sponsor yang berlainan dan pensponsoran yang kedua terjadi ketika distributor tersebut masih aktif, maka yang dianggap sah adalah sponsor yang pertama.
  3. Jika terjadi pelanggaran hak-hak pensponsoran maka perusahaan dapat menerima laporan dari para distributor/sponsor lainnya untuk diambil suatu tindakan, sesuai dengan ketentuan mengenai sanksi yang diatur dalam Kode Etik dan Peraturan Distributor ini.
  4. Distributor yang melakukan pensponsoran wajib melakukan bimbingan, pelatihan, dan penjelasan yang benar segala sesuatu yang berkaitan dengan bisnis PT. GIN MAKMUR PERKASA secara benar terhadap distributor yang disponsori.
  5. Distributor yang melakukan pensponsoran bertanggung jawab untuk mengarahkan distributor yang disponsori tersebut dalam hal mematuhi kebija kan dan prosedur yang berlaku.
  6. Sponsor wajib untuk memberikan bimbingan, pelatihan, dan penjelasan segala sesuatu hal yang berkaitan dengan bisnis PT. GIN MAKMUR PERKASA secara benar.
  7. Sponsor tidak boleh memberikan informasi yang menyesatkan para downline ataupun calon downline baik dalam hal produk maupun panduan bisnis.
  8. Sponsor wajib menjelaskan secara akurat dan benar, baik diminta ataupun tidak, kepada downlinenya mengenai segala hak, kewajiban, kebijak sanaan, aturan, program dan promosi perusahaan sebagaimana yang telah diatur oleh perusahaan.
  9. Kesalahan penempatan downline harus diajukan dlm waktu paling lambat 2(dua) hari sejak penempatan downline tersebut, dgn syarat:
    a. Belum melakukan transaksi pembelian produk
    b. Belum menempatkan distributor baru di bawahnya
  10. Distributor PT. GIN MAKMUR PERKASA tidak diperkenankan mensponsori karyawan perusahaan. Kebijakan ini dikeluarkan untuk menjaga keadilan pelayanan karyawan terhadap distributor

PASAL 5 - PENGUNDURAN DIRI
  1. Pengunduran diri diperkenankan maksimal dalam jangka waktu 10 (sepuluh) hari kerja setelah tanggal pendaftaran kepada calon distributor yang memutuskan untuk membatalkan pendaftaran dirinya sebagai distributor. Pengunduran diri tersebut harus disertakan dengan pengembalian Starter Kit.
  2. Distributor aktif yang mengajukan pengundurkan diri secara sah dari PT. GIN MAKMUR PERKASA, dapat mengajukan kembali permohonan menjadi distributor setelah 6 (enam) bulan terhitung dari sejak pengunduran diri.




BAB III
TANGGUNG JAWAB DISTRIBUTOR, HAK DAN KEWAJIBAN DISTRIBUTOR

PASAL 6 - TANGGUNG JAWAB DISTRIBUTOR
  1. Distributor dalam menjalankan bisnis di PT. GIN MAKMUR PERKASA harus sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
  2. Menjaga nama baik perusahaan. Distributor tidak dibenarkan menjalankan aktivitas-aktivitas yang dapat merusak nama baik perusahaan.
  3. Distributor tidak diperkenankan bertindak untuk dan mengatasnamakan perusahaan, mewakili perusahaan melakukan pengika tan hukum dengan pihak lain dan/atau mewakili seolah-olah dirinya adalah wakil perusahaan.
  4. Distributor tidak diperbolehkan memberikan informasi, jaringan, atau hal lain yang bersifat rahasia kepada pihak lain.
  5. Distributor tidak dibenarkan menyatakan dirinya sendiri atau orang lain memiliki suatu daerah kekuasaan.
  6. Distributor tidak dapat melibatkan perusahaan terhadap tuntutan, tanggung jawab, kerugian atau hal lain yang timbul akibat aktivitas keanggotaan.
  7. Distributor bertanggungjawab terhadap segala akibat yang timbul dalam melakukan aktivitas kedistributoran yang dilakukan menyimpang dari aturan yang ditentukan perusahaan.
  8. Bekerjasama dan menjaga keutuhan serta keharmonisan dengan sesama distributor.
  9. Menjual produk, memberikan informasi yang benar dalam menjelaskan kualitas, daya guna, cara pemakaian, dan kandungan dari produk-produk yang dipasarkan perusahaan. Distributor tidak boleh membuat suatu penjelasan sendiri berkenaan barang-barang yang dijual, selain dari yang tertulis pada label barang atau brosur-brosur resmi yang dikeluarkan oleh perusahaan.
  10. Distributor bertanggung jawab untuk tidak membuat alat bantu apapun baik berupa gambar, visual, atau apapun tanpa mendapatkan ijin tertulis terlebih dahulu dari perusahaan.
  11. Distributor bertanggung jawab untuk tidak menjual atau mengedarkan produk yang tidak layak pakai/konsumsi.

PASAL 7 - HAK DAN KEWAJIBAN DISTRIBUTOR
  1. Distributor berhak atas persamaan perlakuan bagi sesama distributor sesuai tingkatan kedistributorannya.
  2. Distributor berhak menentukan kepada siapa dan dengan siapa dirinya melakukan aktivitas kedistributoran.
  3. Distributor berhak mendapatkan produk yang berkualitas baik dari perusahaan sesuai dengan harga yang telah ditentukan oleh perusahaan.
  4. Distributor berhak mendapatkan imbalan finansial berupa bonus dari perusahaan atas aktivitas kedistributorannya sesuai ketentuan yang telah ditetapkan oleh perusahaan.
  5. Distributor berhak mendapatkan penjelasan dan informasi yang memadai dari perusahaan mengenai produk-produk perusahaan.
  6. Distributor berhak mendapatkan pelatihan, bimbingan, pengarahan tentang penjualan berjenjang PT. GIN MAKMUR PERKASA baik dari perusahaan maupun dari Up Line/sponsornya.
  7. Distributor dapat mengembangkan jaringan dalam jumlah yang tidak terbatas di seluruh Indonesia.
  8. Distributor wajib melakukan pembinaan, pelatihan, dan motivasi bagi distributor yang disponsorinya menurut cara-cara yang tidak bertentangan dengan kaedah perusahaan.
  9. Distributor wajib memahami dan mematuhi semua peraturan yang dikeluarkan perusahaan.



BAB IV
AHLI WARIS

PASAL 8 - AHLI WARIS DAN PENGHIBAHAN
  1. Seorang distributor dapat menunjuk siapa saja yang mempunyai kewarganegaraan yang sama menjadi ahli warisnya. Jika nama ahli waris tidak tercantum dalam formulir permohonan distributor ( Application Form ) maka yang menjadi ahi warisnya adalah saudara yang terdekat. Apabila terjadi perselisihan tentang siapa yang menjadi ahli waris yang sah setelah seorang distributor meninggal dunia. Perusahaan hanya mengakui ahli waris berdasarkan keputusan atau penetapan lembaga peradilan sesuai dengan kewarganegaraan yang bersangkutan. PT GIN MAKMUR PERKASA Makmur Perkasa berhak menahan / membekukan keuntungan apa saja termasuk bonus dan komisi sampai diperoleh keputusan pengadilan yang berkekuatan hukum. Bila distributor meninggal atau secara medis tidak dapat melakukan tugasnya sebagai distributor maka berdasarkan bukti yang diterima, kedis tributorannya secara otomatis pindah kepada ahli waris sesuai yang tertera pada formulir pendaftaran.
  2. Jika terjadi sengketa oleh pihak lain perihal ahli waris ini maka perusahaan akan mengikuti keputusan akhir pengadilan.
  3. Jika penerima ahli waris yang ditunjuk juga meninggal, maka perusahaan akan menunjuk ahli waris terdekat atau berdasarkan hasil musyawarah para ahli waris yang ada (dibuat di hadapan notaris).
  4. Jika penerima ahli waris ternyata telah menjadi distributor maka yang bersangkutan wajib memilih kedistributoran salah satu diantaranya.
  5. Hak kedistributoran seorang distributor hanya dapat dihibahkan kepada seseorang yang telah berusia minimal 17 (tujuh belas) tahun dan dibuktikan dengan kartu keluarga atau dokumen yang sah dan memenuhi kualifikasi sebagai distributor serta telah mendapat persetujuan dari perusahaan.
  6. Seorang distributor dilarang mengalihkan, menghibahkan atau mengalihkan hak lainnya sebagai seorang distributor kepada orang lain tanpa persetujuan tertulis dari Perusahaan. Seorang distributor dapat mendelegasikan tanggung jawabnya tetapi tetap bertanggung jawab untuk memastikan semua tindakan yang diambil sesuai dengan ketentuan perundang undangan yang berlaku.



BAB V
PENGALIHAN KEDISTRIBUTORAN

PASAL 9 - PENGALIHAN KEDISTRIBUTORAN
  Pengalihan kedistributoran dapat dibagi menjadi dua kategori :
  1. Jika seorang distributor meninggal dunia, ahli warisnya secara otomatis akan mengambil alih kedistributoran. Jika nama ahli waris tidak disebutkan, pengalihan dimaksud akan ditentukan berdasarkan putusan atau Penetapan lembaga Peradilan yang berlaku di Negara setempat. Secara bersamaan, PT. GIN MAKMUR PERKASA Makmur Perkasa berhak menahan / membekukan seluruh keuntungan termasuk tetapi tidak terbatas pada bonus, komisi, sampai kasusnya diputuskan.
  2. Seorang distributor yang telah mencapai usia 65 tahun atau tidak mampu menjalankan bisnis PT. GIN MAKMUR PERKASA karena kondisi kesehatannya tidak memungkinkan, jika disetujui oleh Perusahaan distributor yang bersangkutan diijinkan mengalihkan kedistributorannya kepada siapa saja yang dia inginkan menjadi ahli warisnya.



BAB VI
PENDAFTARAN GANDA & PERUBAHAN SPONSOR

PASAL 10
  1. Dalam hal ini terjadi dan ditemukan pendaftaran ganda , PT. GIN MAKMUR PERKASA Makmur Perkasa berhak segera mem batalkan nomor distributor tersebut tanpa pemberitahuan lebih lanjut.
  2. Tindakan disiplin seperti pembekuan atau pembatalan seorang distributor PT. GIN MAKMUR PERKASA Makmur Perkasa dapat dilakukan kepada distributor atau sponsor yang secara langsung atau tidak langsung atau secara sengaja atau tidak senga- ja terlibat langsung dalam pendaftaran ganda.
  3. Seorang distributor dapat mengajukan permohonan untuk dapat melakukan perubahan terhadap sponsor, dengan mengaju- kan permohonan tertulis kepada PT. GIN MAKMUR PERKASA Makmur Perkasa untuk membatalkan statusnya sebagai distributor dengan menunggu selama 6 ( Enam ) bulan untuk dapat mengajukan kembali sebagai distributor di bawah sponsor yang baru.
  4. Seorang distributor dilarang terlibat secara langsung atau tidak langsung untuk meyakinkan, mempengaruhi atau membantu distributor lain agar mengalihkan statusnya sebagai distributor di jaringannya atau mengalihkan kepada sponsor lain. Dalahal ini termasuk tindakan menawarkan bantuan keuangan atau insentif yang terlihat maupun tidak terlihat atau memberikan bagian keuntungan untuk mempengaruhi seorang distributor agar membatalkan statusnya sebagai distributor dan kemudian mengajukan permohonan ulang menjadi distributor dibawah sponsor yang berbeda, seorang distributor yang ditemukan terlibat praktek dimaksud dapat mengakibatkan statusnya sebagai distributor dibekukan atau dibatalkan.



BAB VII
PENSPONSORAN YANG TIDAK SAH

PASAL 11 - PENSPONSORAN YANG TIDAK SAH & SANKSINYA
  1. Pensponsoran yang tidak sah dalam konteks berikut adalah mensponsori seorang distributor yang sudah menjadi distributor pada jaringan / group lain.
  2. Perusahaan berhak untuk mengambil tindakan atas penyeponsoran yang tidak sah, adalah sebagai berikut :
    a. Status sebagai distributor akan dicabut atau dibatalkan.
    b. Mengeluarkan surat teguran dan / atau menjatuhkan sanksi kepada semua pihak yang terlibat.
    c. Tidak membayarkan bonus yang telah muncul.



BAB VIII
PEMBELIAN PRODUK, PENJUALAN PRODUK, DAN JAMINAN KEPUASAN

PASAL 12 - PEMBELIAN PRODUK
  1. Distributor hanya dapat membeli produk dari PT. GIN MAKMUR PERKASA secara tunai/debit/kartu kredit di kantor PT. GIN MAKMUR PERKASA dan / atau cabang / stokist yang sah untuk setiap pembelian pribadi distributor.
  2. Perusahaan tidak bertanggung jawab terhadap segala pembelian atau pendaftaran distributor baru yang tidak dilakukan ditempat yang ditunjuk perusahaan.
  3. Setiap pembelian produk di kantor maka distributor akan menerima faktur sebagai bukti pembayaran yang sah.
  4. Seorang distributor berhak mendapatkan harga yang sama yaitu sesuai dengan harga distributor yang telah diberlakukan oleh perusahaan untuk masing – masing daerah.
  5. Harga distributor yang tercantum dalam daftar harga yang dikeluarkan perusahaan sudah termasuk Pajak Pertambahan Nilai (PPn).
  6. Distributor yang telah melakukan pembelian produk diberikan waktu selama 14 ( Empat Belas )hari sejak tanggal pembelian untuk mengembalikan barang yang sudah dibeli apabila barang tersebut tidak sesuai dengan perjanjian. (barang yang dikembalikan harus dalam keadaan seperti semula).

PASAL 13 - PENJUALAN PRODUK
  1. Distributor tidak boleh menjual atau memajang produk-produk PT. GIN MAKMUR PERKASA di toko-toko pengecer. Seorang pemilik toko dapat menjadi distributor, hanya diperbolehkan memajang brosur dan kartu nama, tetapi tidak diperkenankan memajang produk PT. GIN MAKMUR PERKASA di tokonya. Pelanggaran atas hal ini dapat berakibat pada pemutusan hubun gan sebagai mitra usaha oleh perusahaan.
  2. Pada saat menjual produk, distributor harus memberikan informasi yang benar dalam menjelaskan kualitas, daya guna, cara pemakaian, dan kandungan dari barang-barang yang dipasarkan perusahaan. Distributor tidak boleh membuat suatu penjela san sendiri berkenaan dengan produk yang dijual, selain dari yang tertulis pada label produk atau brosur-brosur resmi yang dikeluarkan perusahaan.
  3. Seorang distributor tidak dibenarkan untuk menurunkan atau menaikkan harga jual produk PT. GIN MAKMUR PERKASA. Bila tindakan tersebut terbukti mengakibatkan kerugian perusahaan, maka perusahaan berhak mencabut langsung kedistributoran yang bersangkutan.
  4. Distributor dilarang mencabut dan atau mengganti segala label atau stiker yang tertera pada setiap kemasan produk, brosur ataupun alat bantu jual lainnya yang dikeluarkan perusahaan yang dapat menyebabkan kesalahpahaman oleh konsumen.
  5. Distributor dilarang menjual produk yang sudah kadaluarsa atau rusak.
  6. Distributor diperbolehkan untuk mengikuti atau mengadakan pameran atau bazaar untuk menjual produk dengan persetujuan perusahaan.

PASAL 14 - JAMINAN KEPUASAN
  1. Setiap produk PT. GIN MAKMUR PERKASA memiliki jaminan kepuasan pelanggan yaitu pengembalian produk yang telah dibeli distributor maupun konsumen apabila manfaat produk tidak sesuai seperti yang telah dijelaskan dengan ketentuan antara lain penggunaannya belum melebihi 30% volume dan maksimal dalam jangka waktu 10 (sepuluh hari) dari tanggal pembelian.
  2. Apabila ketentuan pengembalian produk terpenuhi, distributor/pelanggan berhak menerima penukaran produk baru atau pengembalian berupa uang maksimal 90% dari harga yang tercantum di faktur dan dikurangi jumlah bonus yang telah dikeluar kan oleh perusahaan.
  3. Jaminan ini tidak berlaku untuk produk yang dirusak dengan sengaja, disalahgunakan atau disimpan di tempat yang salah (tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku seperti menyimpan produk di tempat yang terkena sinar matahari secara langsung).

Apabila seorang Distributor berhenti atau mengundurkan diri, Distributor dapat mengembalikan sisa produk yang dimilikinya.
  1. Sisa produk yang dikembalikan harus dalam kondisi 100% baik (kemasan utuh, bersih, segel utuh untuk yang bersegel, produk belum dibuka), dan minimal 12 (dua belas) bulan dari waktu kadaluarsa.
  2. Pembelian kembali akan dilakukan setelah mengurangi:
    - Biaya administrasi 10%.
    - Bonus distributor yang telah dibayarkan kepada distributor yang bersangkutan.
    - Bonus lainnya (jika ada).



BAB IX
PENGGUNAAN IKLAN, MERK DAGANG DAN LOGO

PASAL 15
  1. Distributor tidak diperkenankan untuk menggunakan nama, merek dagang, dan logo perusahaan tanpa ijin tertulis dari perusahaan.
  2. Distributor tidak diperkenankan mengiklankan produk dan atau program perusahaan dengan menggunakan bahasa yang berbeda dari informasi atau literatur tertulis yang diterbitkan perusahaan.
  3. Distributor harus menjaga nama, merek dagang, dan logo PT. GIN MAKMUR PERKASA agar tidak digunakan atau ditiru orang lain untuk membingungkan masyarakat.
  4. Semua barang cetakan produksi PT. GIN MAKMUR PERKASA tidak boleh diproduksi ulang, baik seluruhnya atau sebagian, oleh distributor atau pihak lain tanpa ijin tertulis dari PT. GIN MAKMUR PERKASA.



BAB X
BONUS

PASAL 16
  1. Setiap pembelanjaan distributor di bulan periode berjalan yaitu dari awal hingga akhir bulan kalender akan dimasukkan dalam perhitungan bonus.
  2. Pembayaran bonus hanya dilakukan melalui transfer via bank yang telah ditunjuk oleh perusahaan.
  3. Perusahaan akan mengeluarkan bonus kepada distributor yang bersangkutan setiap tanggal 5 (Lima) bulan berikutnya. Segala biaya yang dibebankan oleh bank terhadap pengiriman bonus menjadi beban dan tanggung jawab distributor yang bersangkutan, dimana biaya tersebut akan dipotong langsung dari bonus tersebut.
  4. Perusahaan mempunyai hak untuk tidak mengirimkan bonus yang dihasilkan oleh seorang distributor yang telah mengundurkan diri atau diberhentikan oleh perusahaan kepada sponsornya.


BAB XI
PAJAK

PASAL 17
  1. Penerimaan Bonus oleh distributor dikenakan pajak mengikuti ketentuan perpajakan yang berlaku di Indonesia, dimana setiap distributor yang mendapatkan bonus akan langsung dipotong pajak penghasilan (PPh) sesuai dengan peraturan perpajakan yang berlaku.
  2. Segala kewajiban perpajakan dari seorang distributor menjadi beban dari tanggung jawab distributor yang bersangkutan.


BAB XII
PELANGGARAN DAN SANKSI-SANKSI

PASAL 18
  1. Sanksi merupakan upaya terakhir yang diambil oleh perusahaan dan menjadi hak otoritas perusahaan dalam memberikan tindakan sebagai konsekuensi logis atas segala bentuk pelanggaran terhadap Kode Etik dan Peraturan Distributor yang terbukti dilakukan oleh distributor.
  2. Apabila seorang distributor terbukti melakukan pelanggaran Kode Etik dan Peraturan Distributor yang telah ditetapkan, maka perusahaan berhak memberikan sanksi berupa:
       a. Teguran secara lisan.
       b. Peringatan secara tertulis.
       c. Larangan menghadiri segala aktivitas perusahaan atau skorsing.
       d. Penghentian pembayaran bonus.
       e. Pencabutan kedistributoran.
  3. Dalam hal sanksi pemberhentian sementara atau pencabutan kedistributoran dapat dilakukan oleh perusahaan apabila seorang distributor terbukti melakukan hal-hal sebagai berikut:
    1. Memberikan informasi yang tidak benar pada saat pengisian Formulir Pendaftaran Distributor.
    2. Melanggar Kode Etik dan Peraturan Distributor yang menimbulkan kerugian bagi distributor lain dan/atau perusahaan.
    3. Mencemarkan nama baik perusahaan termasuk karyawan, manajemen dan distributor lain serta menjelek-jelekkan produk dan alat-alat yang dibuat perusahaan.
    4. Menjual produk perusahaan dengan harga lebih rendah atau dengan sistem yang tidak sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan oleh perusahaan.
    5. Menjual, memamerkan, dan/atau mendisplay produk perusahaan di toko, kios, supermarket atau tempat umum lainnya yang serupa kecuali di tempat yang telah ditunjuk oleh perusahaan.
    6. Mempengaruhi/mengajak distributor lainnya, baik untuk menjadi distributor perusahaan MLM lain ataupun memasarkan produk-produk sejenis yang merupakan saingan produk perusahaan.
    7. Memamerkan produk perusahaan dalam sebuah pameran atau menggunakan merek dan logo perusahaan tanpa ijin tertulis dari perusahaan.
    Mekanisme pemberian sanksi oleh perusahaan kepada seorang distributor yang terbukti melanggar Kode Etik dan Peraturan Distributor merupakan hak perusahaan. Segala bonus dan hadiah yang belum diterima tidak akan diberikan kepada yang bersangkutan terhitung efektif sejak tanggal pencabutan kedistributoran.


BAB XIII
PENUTUP

PASAL 19
  1. Seluruh distributor wajib mematuhi Kode Etik dan Peraturan Distributor ini. Setiap perubahan dan/atau penyempurnaan dari waktu ke waktu oleh perusahaan akan diberitahukan secara pribadi kepada setiap distributor.
  2. Kode Etik dan Peraturan Distributor ini hanya berlaku di wilayah hukum Indonesia dan mulai efektif berlaku sejak tanggal ditetapkan sampai dengan adanya perubahan/pembaharuan selanjutnya.
  3. Perusahaan mempunyai hak mutlak untuk mengubah dan/atau memperbaharui Kode Etik ini apabila dianggap perlu, tanpa pemberitahuan terlebih dahulu kepada distributor.
  4. Hal-hal yang belum tercakup dalam Kode Etik dan Peraturan Distributor ini, akan diatur dan ditetapkan kemudian.